Keputusan Inter Milan untuk berpisah jalan dengan Antonio Conte berdampak pada klub lain.

Kontestan Liga Italia lainnya, Lazio, harus menerima getah hengkangnya Antonio Conte dari Inter Milan.

Pasalnya, pihak Inter Milan ngebet untuk menggaet Simone Inzaghi sebagai pelatih anyar mereka menggantikan Antonio Conte.

Drama kepergian Inzaghi dari Lazio ke Inter Milan tak berhenti sampai di situ saja.

Inzaghi rupanya tengah mengadakan pembicaraan kontrak baru dengan klub yang ia tangani saat itu, Lazio.

Presiden Lazio sampai turun tangan langsung untuk memastikan legenda hidup tim Elang Ibu Kota tak akan kemana-mana.

Namun, kenyataan terkadang tak berjalan sesuai dengan ekspektasi.

Kesepakatan yang terjalin antara Inzaghi dan Presiden Lazio gugur di tengah jalan.

Godaan melatih Inter Milan terlalu berat untuk ditolak saudara dari Filippo Inzaghi ini.

Dikutip dari Twitter Fabrizio Romano, Inter Milan dikabarkan sudah mencapai kata sepakat dengan Inzaghi soal kontrak kerja.

Ia akan diikat untuk dua tahun mendatang dan menangani Romelu Lukaku cs mulai musim depan.

“Simone Inzaghi ke Inter, rampung dan komplet.”

“Dia akan menjadi manajer baru klub menggantikan Antonio Conte.”

“Proses tanda tangan kontrak akan berlangsung beberapa jam lagi,” cuit sang super agen.

Lantas siapa sosok Simone Inzaghi?

Berikut Profil Simone Inzaghi

Simone Inzaghi merupakan eks pemain bola profesional yang melanjutkan karier sebagai pelatih setelah pensiun.

Sewaktu aktif bermain, ia menghabiskan masa keemasannya di Lazio.

Namun, perjalanan kariernya menuju tim Elang Ibu Kota tak semulus perkiraan.

Simone Inzaghi lahir di Piacenza, 5 April 1976, sebagaimana dikutip dari Transfermarkt.

Ia bergabung dengan akademi klub Piacenza sebagai batu pijakan menuju kancah sepak bola profesional.

Ia tak pernah berpindah klub selama berkarier sebagai pesepak bola muda.

Hingga pada tahun 1993, ia dipanggil untuk masuk tim senior Piacenza.

Pemanggilan ke tim senior Piacenza rupanya tak berjalan dengan waktu bermain yang melimpah.

Ia jarang dimainkan oleh klubnya itu setelah promosi dari tim muda.

Pada akhirnya, Simone Inzaghi harus menjalani 4 kali masa peminjaman dari Piacenza ke klub lain.

Tahun 1999, Lazio datang dengan minat untuk memboyongnya.

Inzaghi tak keberatan sama sekali untuk pindah ke Ibu Kota Italia.

Meski juga sempat dipinjamkan ke klub lain, perlahan ia berhasil menunjukkan kualitas sebagai pemain yang handal.

Satu pos di lini depan Biancocelesti perlahan berhasil ia amankan.

Kesuksesan menembus tim utama berimbas pada raihan prestasi mengkilap tim Lazio.

Pria berpostur 183 sentimeter ini ikut mengantar Lazio merengkuh 1 gelar Liga Italia, 3 Gelar Coppa Italia, 2 gelar Piala Super Italia, dan 1 gelar UEFA Super Cup.

Inzaghi tampil dalam 196 pertandingan bersama Lazio sebagai pemain.

Ia membuat 55 gol dan 5 assist selama berkarier di Ibu Kota Italia.

Pria yang kini berusia 45 tahun itu memutuskan pensiun sebagai pemain di tahun 2010.

Lazio langsung menawarinya posisi di tim kepelatihan pada level akademi.

Kariernya sebagai pelatih tim muda Biancocelesti terbilang cukup bagus.

Namanya lantas mencuat sebagai kandidat pelatih tim senior Lazio pada 2016 lalu.

Saat itu, ia ditunjuk sebagai caretaker dan menangani tim dalam 7 laga.

Petinggi Lazio hanya memerlukan 7 laga itu untuk memberinya jabatan anyar dalam kariernya.

Pada 8 Juli 2016, ia resmi menjadi pelatih tim Lazio.

Sejak saat itu, Inzaghi terlibat dalam 242 laga sebagai pelatih Lazio.

Ia mempersembahkan 129 kemenangan, 43 hasil imbang, dan 70 kekalahan.

Tim asuhannya mencetak 455 gol dan kebobolan 322.

Lazio di era Inzaghi sukses meraup total angka 430 poin.